Halaman

Selasa, 31 Mei 2011

TRANSFORMASI INDUSTRI

Transformasi industri adalah tranformasi yang disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya tekhnologi, alam, tenaga kerja dan lain-lain .
Yang terjadi di Indonesia adalah ketidakmampuan para petani untuk mengoperasikan mesin-mesin industri dan rasa eksploitasi yang dialami petani jika bekerja menjadi buruh di perusahaan manufaktur .
Ketidaksempurnaan transformasi industri dapat dilihat dengan adanya para konglomerat yang mendominasi sektor industri di Indonesia. Namun, di lain pihak terjadi stagnansi pembangunan di sektor pertanian. Para konglomerat ini muncul akibat kehati-hatian Soeharto dalam memilih orang yang dekat dengannya untuk mengoperasikan industri-industri unggulan. Hal ini dapat dibilang wajar karena Soeharto menanggung resiko untuk mengembalikan utang luar negeri. Stagnansi sektor pertanian mulai terlihat sejak berhentinya Indonesia menjadi negara swasembada beras. Luas lahan pertanian menurun digantikan dengan pabrik dan perumahan.

Ketidaksempurnaan transformasi industri di Indonesia akhirnya disadari juga oleh pemerintah. Pemerintah memutuskan untuk mengubah sistem pemerintahan terpusat ke sistem otonomi daerah. Kini setiap  daerah di Indonesia berhak untuk mengembangkan potensi daerah nya masing-masing. Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai 1.128 suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki keanekaragaman potensi yang menarik bagi para investor asing. Otonomi daerah diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi tradisional dan mengurangi angka kemiskinan. Pembangunan dimulai dari daerah dan secara bottom-up akan meningkatkan perekonomian nasional.

Salah satu alat yang tepat untuk mengembangkan perekonomian daerah adalah koperasi. Koperasi merupakan badan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dengan memberikan profit dan benefit untuk anggotanya. suatu daerah dapat membangun koperasi produksi untuk efisiensi pembelian bahan baku dan penjualan produk. Selain itu dapat pula dibangun koperasi konsumsi yang menyediakan toserba untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Untuk kebutuhan permodalan dapat didirikan koperasi simpan pinjam. Dengan demikian, arus uang beredar akan tetap terjaga di dalam satu daerah saja. Semakin aktif masyarakat menggunakan koperasi maka semakin besar efek multiplier yang ditimbulkan dan semakin tinggi pendapatan masyarakat.

Kebijakan pemerintah dan kemauan rakyat seharusnya bisa saling melengkapi. Arah kebijakan yang tepat dan transmisi kebijakan seharusnya bisa tepat sasaran. Hal ini bukan tidak mungkin bagi Indonesia hanya saja membutuhkan keberanian pemerintah untuk mengubah sistem kelembagaan di Indonesia. Hapuskan kaum birokrat, dukung investasi dan usaha kecil, tingkatkan sumber daya manusia Indonesia.

Pembangunan yang sesungguhnya menurut Millenium Development Goals adalah berkurangnya angka kemiskinan. Pemerintah dikatakan bisa mengatasi masalah kemiskinan apabila pemerintah mampu mengangkat masyarakat dengan indeks keparahan kemiskinan tertinggi hingga mencapai angka di atas rata-rata indeks kemiskinan Indonesia.  Seberapa kuat pun kemauan rakyat untuk membangun perekonomian daerah apabila tidak didukung dengan keberanian dan kemantapan pemerintah pusat maka ekspansi ekonomi akan terhambat. Marilah bersama-sama kami mengambil resiko ini dan membangun Indonesia.


REVOLUSI SEKTOR JASA

Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan terlebih dahulu dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan. Ukuran kecepatan suatu perubahan sebenarnya relatif karena revolusi pun dapat memakan waktu lama.

Dalam ilmu ekonomi, jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.

Di Indonesia, industri jasa sangat beragam,  bila dikaitkan dengan siapa penyelenggara dari sektor jasa, maka dapat dikelompokkan kedalam empat sektor utama , yaitu :
1.     Sektor pemerintah Seperti kantor pos, kantor pelayanan pajak, kantor polisi,  rumah sakit, sekolah, bank pemerintah
2.     Sektor nirlaba  swasta Seperti sekolah, universitas, rumah sakit, yayasan
3.   Sektor bisnis Seperti, perbankan, hotel, perusahaan asuransi, konsultan, transportasi, 
4.     Sektor manufaktur Seperti akuntan, operator komputer,  penasihat hukum, arsitek

Faktor-faktor Yang Mendorong Perkembangan Sektor Jasa

Biasanya setiap perkembangan bisnis jasa tertentu, terdorong oleh perkembangan faktor-faktor tertentu atau karena perkembangan sektor jasa yang lain. Berikut ini beberapa faktor yang sering menjadi penentu berkembangnya sektor jasa tertentu.
1.       Waktu santai yang semakin banyak, atau waktu liburan sekolah dapat memunculkan banyak jenis jasa baru. Misalnya bisnis perjalanan wisata, pusat hiburan dan rekreasi, kursus dan pelatihihan singkat, jasa TV kabel, Rumah produksi Sinetron, tempat peristirahatan, karaoke, pertunjukkan musik.
2.      Persentase wanita yg memasuki angkatan kerja semakin besar, dapat memunculkan jenis jasa baru. Misalnya jasa penitipan anak, baby sitter, binatu, restoran siap santap.
3.      Tingkat harapan hidup semakin meningkat, dapat memunculkan jenis jasa baru. Misalnya jasa perawatan kesehatan dan konsultasi kesehatan.
4.      Produk yang dibutuhkan dan dihasilkan semakin komplek, dapat memunculkan jenis jasa baru. Misalnya Jasa instalasi, pelatihan, konsultasi, reparasi.
5.      Adanya peningkatan kompleksitas kehidupan, dapat memunculkan jenis jasa baru. Misalnya jasa pengacara, psikolog, ahli gizi, dokter pribadi, pelatih kebugaran, penasihat finansial.
 
Sumber : google

SERUIT

Provinsi Lampung memiliki potensi wisata yang cukup besar. Jika anda berkunjung ke provinsi ini, anda bisa beriwisata budaya di berbagai Kampung Tua di Sukau, Liwa, Kembahang, Batu Brak, Kenali, Ranau dan Krui di Lampung Barat. Selain berwisata budaya, anda pun bisa mengunjungi beragam festival yang ada di provinsi ini, seperti Festival Sekura di Lampung Barat yang biasanya diadakan seminggu setelah Idul Fitri, Festival Karakatau di kota Bandar Lampung, Festival Teluk Stabas di Lampung Barat dan Festival Way Kambas di Lampung Timur. Tentu anda tertarik bukan untuk menghadiri acara- acara budaya tersebut, maka mari datanglah berkunjung ke Indonesia, terutama ke provinsi Lampung.
Berwisata ke provinsi Lampung, akan terasa lebih menyenangkan, jika anda pun mencoba kuliner khas Lampung. Salah satu kuliner khas Lampung yang patut anda coba adalah Seruit. Seruit merupakan makanan yang terdiri dari ikan bakar atau goreng beserta lalapannya yang kemudian dicampur dengan sambal terasi, tempoyak atau mangga.
Tempoyak adalah makanan yang merupakan hasil fermentasi dari buah Durian. Dan Seruit akan terasa lebih nikmat, jika disantap bersama dengan nasi, ikan pindang kuning, dan serbat. Serbat adalah jus minuman yang terbuat dari buah mangga dan kiwi.
Aktivitas makan Seruit disebut juga dengan istilah Nyeruit, yang berarti kegiatan makan yang dilakukan bersama- sama. Oleh karena itu, untuk menikmati hidangan Seruit, akan terasa lebih nikmat jika dilakukan secara bersama, apalagi bersama dengan anggota keluarga lainnya.
Bagi masyarakat Lampung, Seruit bukan hanya sekedar makanan, namun juga merupakan bagian tradisi dan kebudayaan Lampung karena makanan ini melambangkan kebersamaan diantara anggota keluarga masyarakat Lampung.
Rasa Seruit yang pedas, asem dan manis, akan membuat anda tak akan berhenti untuk terus mencicipi makanan ini hingga habis. Tentu anda yang tertarik untuk mencicipi Seruit, namun jenis makanan ini cukup sulit di temukan di rumah- rumah makan di Lampung karena Seruit lebih dikenal sebagai hidangan rumahan. Namun karena bahan- bahan yang dibutuhkan dan cara membuat makanan ini cukup mudah, anda bisa membuatnya di rumah dan menikmatinya bersama anggota keluarga anda.
Membuat Seruit bukanlah hal yang sulit, anda perlu menyiapkan ikan Patin, Mas, Baung atau jenis ikan lainnya yang telah digoreng atau dibakar, Sambal Terasi, Terong panggang, Isi Timun, Tempoyak, garam, air secukupnya, Lalapan rebus dan Lalapan mentah.
Lalapan rebus terdiri dari daun singkong, daun papaya, kangkung atau bayam yang telah direbus. Sedangkan lalapan mentah terdiri dari timun, Jengkol, daun Jambu mete muda, kacang panjang, wortel dan daun kemangi. Kemudian campur semua bahan dalam satu wadah, lalu aduk hingga rata dan anda bisa langsung menikmati Seruit

SUMBER : VOI ( voice of indonesia ) 

Sekilas Tentang SAMALAN

Letak Geografis Sekolah dengan rincian jarak dari ibu kota propinsi/ Kabupaten/ Kota.
SMA Negeri 9 Bandarlampung terletak di jalan Panglima Polem No. 18 Bandarlampung, di Propinsi Lampung, Kota Bandarlampung, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kelurahan Segalamider.
Jalan Panglima Polem membujur arah Utara – Selatan, batas jalan sebelah selatan jalan S A M Ratulangi, sedangkan batas sebelah utaranya jalan Pagar Alam.
Letak SMA Negeri 9 Bandarlampung diapit oleh beberapa sekolah, disebelah selatan SMP Negeri 10 Bandarlampung dan SLTP Swasta Wiyatama, sedangkan disebelah utaranya terdapat SMK Swasta Bhakti Utama.
Kendaraan umum yang melewati SMA Negeri 9 Bandarlampung adalah mikrolet jururan SAM Ratulangi – Tanjungkarang, sedangkan akses dari jalan Teuku Umar lewat jalan Tupai atau jalan Pagar Alam mengunakan becak.
Jarak SMA Negeri 9 dari ibukota propinsi/kota kurang lebih 4 km, jalan yang bisa ditempuh dari 0 Km ( depan Kantor Telkom) adalah melewati jalan Teuku Umar – SAM Ratulangi – Panglima Polem rute lainnya jalan Imam Bonjol – SAM Ratulangi – Panglima Polem, jalan Teuku Umar – Pagar Alam – Panglima Polem, jalan Teuku Umar – jalan Tupai – Panglima Polem.
Sejarah pendirian dan Otobiografi sekolah
Nomor Statistik SMA Negeri 9 Bandarlampung 30.1.12.60.01.09, tahun 1993, nomor buku AC 858499, dan buku sertifikat asli tersimpan pada Bagian Perlengkapan Dinas Pendidikan dan Perpustakaan.
Bahwa awal pendirian SMA Negeri 9 Bandarlampung bernama SMPP 51 ( Sekolah Menengah Perintis Pembangunan), mulai melaksanakan aktifitas belajar mengajar sejak tanggal 2 Januari 1996, sesuai dengan Surat Keputusan Mendikbud RI, nomor 0265/O/1995, tanggal 20 November 1975, Tahun 1984 berubah nama menjadi SMA Negeri 5 Tanjungkarang, dan tanggal 7 Maret 1997 berubah menjadi SMU Negeri 9 Bandarlampung sesuai dengan Surat Keputusan Mendikbud RI, nomor 035/O/1997.
Sejarah Kepemimpinan di Sekolah

  • Drs. Hi. A. SANI DJUNED Tahun 1975 s.d tahun 1980

  • Drs. Hi. SYAMSUDDIN KADAN Tahun 1980 s.d tahun 1990

  • Drs. Hi. M. NASIR HUSIN Tahun 1990 s.d tahun 1997

  • Drs. ROBBY SUHARLAN SUARSA Tahun 1997 s.d tahun 2000

  • Drs. Hi. SUYITNO Tahun 2000 s.d tahun 2002

  • Drs. SOBIRIN Tahun 2002 s.d tahun 2009

  • Drs. HENDRO SUYONO 2010 s.d Sekarang.


  • Kondisi objektif serta dukungan SMP/MTs terdekat termasuk jarak di dalamnya.
    Letak SMA Negeri 9 Bandarlampung tergolong jauh dari pusat keramaian kota, memiliki suasana yang sesuai untuk proses kegiatan belajar mengajar, dengan luas tahan kurang lebih 4 Ha, termasuk salah satu SMA yang terluas di kawasan Banadarlampung.

    sumber : http://smalan.sch.id/index.php?option=com_content&view=article&id=100:profil&catid=18:sejarah&Itemid=136 

    Bandar Lampung

    Kota Bandar Lampung merupakan sebuah kota, sekaligus ibu kota provinsi Lampung, Indonesia.
    Secara geografis, kota ini menjadi pintu gerbang utama pulau Sumatera, tepatnya kurang lebih 165 km sebelah barat laut Jakarta, memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya. Kota Bandar Lampung memiliki wilayah seluas 192,96 km²[2][3]
    Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat pendidikan dan kebudayaan serta perekonomian di provinsi Lampung.

    Pemerintahan

    Sebelum tanggal 18 Maret 1964 provinsi Lampung merupakan keresidenan, dengan ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Keresidenan Lampung ditingkatkan menjadi provinsi Lampung dengan ibukotanya Tanjungkarang-Telukbetung. Selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 1983 Kotamadya Daerah Tingkat II Tanjungkarang-Telukbetung diganti menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Bandar Lampung terhitung sejak tanggal 17 Juni 1983 dan tahun 1999 berubah menjadi kota Bandar Lampung.
    Dengan Undang-undang No. 5 tahun 1975 dan Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 1982 tentang perubahan wilayah, maka kota Bandar Lampung diperluas dengan pemekaran dari 4 kecamatan 30 kelurahan menjadi 9 kecamatan 58 kelurahan. Kemudian berdasarkan SK Gubernur No. G/185.B.111/Hk/1988 tanggal 6 Juli 1988 serta surat persetujuan Mendagri nomor 140/1799/PUOD tanggal 19 Mei 1987 tentang pemekaran kelurahan di wilayah kota Bandar Lampung, maka kota Bandar Lampung terdiri dari 9 kecamatan dan 84 kelurahan. Pada tahun 2001 berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung No. 04, kota Bandar Lampung menjadi 13 kecamatan dengan 98 kelurahan.
    Sejak berdirinya kota Bandar Lampung upaya peningkatan potensi-potensi yang ada terus dilakukan dengan upaya peningkatan pembangunan daerah yang dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan yang lebih terpadu dan terarah agar sumberdaya yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.
    Perkembangan pembangunan yang digerakkan pemerintah, swasta dan masyarakat, sebagian dilakukan dalam rangka deregulasi dan debirokratisasi sebagai terobosan terhadap tatanan yang ada untuk mempercepat terapainya pertumbuhan dan pemerataan pembangunan serta persiapan menghadapi era globalisasi.

    SUMBER : WIKIPEDIA.ORG

    SECEPAT INI KAH ?

    resensi novel :

    aku tak percaya bisa terjadi seperti ini secepat itu , tuhan kenapa kau memberi ku cobaan seperti ini?
    Malam yg sepi dan sunyi tiba" kring kring terdengar bunyi ponsel ku . .
    oh ternyata "dia" terdengar suara di sebrang sana yg meminta ijin kepadaku untuk pergi bersama teman"nya .
    aku pun mengiayakan . . 
    jrenggggggg ..
    malam semakin larut tanpa ku sadari telah terjadi sesuatu di sana yg tak pernah ku duga . .
    "dia" "dia" .. sesuatu yang telah terjadi pada nya :(
    tak pernah ku sadari akan secepat ini :(

    ( tunggu lanjutan cerita )
    di buat oleh pengalam seorang teman .

    KOMPONEN DASAR PEMBANGUNAN

    Dua dasawarsa terakhir dari abad kedua puluh menyaksikan kemajuan besar di berbagai belahan dunia. Namun pada dasawarsa yang terakhir jpula dapat disaksikan kemandekan dan kemunduran, bahkan di negara yang sebelumnya telah mencapai laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi pun mengalami hal yang sama. Jurang perbedaan serta kemunduran tajam ini banyak mengajarkan kepada kita tentang apa saja yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan. Sehubungan dengan hal tersebut, beberapa ahli pembangunan, diantaranya adalah Prof. Gouletmengatakan bahwa setidaknya ada tiga komponen dasar atau nilai inti yang harus dijadikan basis konseptual dan pedoman praktis untuk memahami pembangunan yang paling hakiki. Ketiga komponen dasar tersebut adalah kecukupan (sustenance), jati diri (self-esteem), serta kebebasan (freedom). Ketiga hal inilah yang merupakan tujuan pokok yang harus dicapai oleh setiap orang dan masyarakat melalui pembangunan. Ketiganya berkaitan secara langsung dengan kebutuhan-kebutuhan manusia yang paling mendasar, yang terwujud dalam berbagai macam manifestasi (bentuk) di hampir semua masyarakat dan budaya sepanjang zaman.
    1. Kecukupan, Kemampuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar. Kecukupan disini bukan hanya menyangkut makanan, melainkan mewakili semua hal yang merupakan kebutuhan dasar manusia secara fisik.
    Semua orang pasti punya kebutuhan dasar. Apa yang disebut sebagai kebutuhan dasar adalah segala sesuatu yang jika tidak dipenuhi akan menghentikan kehidupan seseorang. Kebutuhan dasar ini meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan, dan keamanan. Jika satu saja dari sekian banyak kebutuhan dasar tidak terpenuhi maka muncullah kondisi “keterbelakangan absolute”. Fungsi dasar dari semua kegiatan ekonomi pada hakekatnya adalah untuk menyediakan sebanyak mungkin perangkat dan bekal guna menghindari segala kesengsaraan dan ketidak berdayaan yang diakibatkan oleh kekurangan pangan, sandang, papan, kesehatan, dan keamanan.Atas dasar itulah kita bisa menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan itu merupakan prasyarat bagi membaiknya kualitas kehidupan.
    2. Jati diri, menjadi manusia seutuhnya adalah adanya dorongan dari diri sendiri untuk maju, untuk menghargai diri sendiri, untuk merasa diri pantas dan layak melakukan atau mengejar sesuatu, dan seterusnya. Pencarian jati diri bukan suatu urusan yang sepele, karena jati diri itu sendiri bukan hal yang sepele. Sekali jati diri kita hilang, maka kita akan kehilangan segala-galanya.
    3. Kebebasan dari sikap menghamba, adalah konsep kemerdekaan manusia. Kebebasan di sini hendaknya diartikan secara luas sebagai kemampuan untuk berdiri tegak sehingga tidak diperbudak oleh pengejaran aspek-aspek materiil dalam kehidupan ini.
    Kebebasan di sini juga harus diartikan sebagai kebebasan terhadap ajaran-ajaran yang dogmatis. Jika kita memiliki kebebsan itu berarti untuk selamanya kita mampu berpikir jernih dan menilai segala sesuatu atas dasar keyakinan, pikiran sehat, dan hati nurani kita sendiri.
    Kebebasan juga meliputi kemampuan individual atau masyarakat untuk memilih satu atau sebagian dari sekian banyak pilihan yang tersedia. Dengan adanya kebebasan, kita tidak semata-mata dipilih, melainkan kitalah yang akan memilih.
    Kesimpulan dari ketiga komponen dasar pembangunan seperti yang telah diuraikan sebelumnya yaitu bahwa pembangunan merupakan suatu kenyataan fisik sekaligus tekad suatu masyarakat untuk berupaya sekeras mungkin, melalui serangkaian kombinasi proses social, ekonomi dan institusional, demi mencapai kehidupan yang serba lebih baik.
    SUMBER : google

    PENGANGGURAN

     
    Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
    Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang

    sumber : wikipedia.org

    MODERNISASI PEWRTANIAN

    Pada sebagian besar Negara Sedang Berkembang, teknologi baru di bidang pertanian dan inovasi-inovasi dalam kegiatan-kegiatan pertanian meruapakan prasyarat bagi upaya-upaya dalam peningkatan output dan produktivitas. Ada 3 tahap perkembangan modernisasi pertanian yakni, tahap pertama adalah pertanian tradisonal yang produktivitasnya rendah. Tahap kedua adalah tahap penganekaragaman produk pertanian sudah mulai terjadi dimana produk pertanian sudah ada yang dijual ke sektor komersial, tetapi pemakaian modal dan teknologi masih rendah. Tahap yang ketiga adalah tahap yang menggambarkan pertanian modern yang produktivitasnya sangat tinggi. Modernisasi pertanian dari tahap tradisional (subsisten) menuju peranian moderen membutuhkan banyak upaya lain selain pengaturan kembali struktur ekonomi pertanian atau penerapan teknologi pertanian yang baru.
    Untuk lebih jelasnya, saya akan membahas 3 tahapan tersebut satu persatu dengan lebih terperinci.

    I. Pertanian Tradisional (Subsisten)

    Dalam pertanian tradisional, produksi pertanian dan konsumsi sama banyaknya dan hanya satu atau dua macam tanaman saja (biasanya jagung atau padi) yang merupakan sumber pokok bahan makanan. Produksi dan produktivitas rendah karena hanya menggunakan peralatan yang sangat sederhana (teknologi yang dipakai rendah). Penanaman atau penggunaan modal hanya sedikit sekali, sedangkan tanah dan tenaga kerja manusia merupakan faktor produksi yang dominan.
    Pada tahap ini hukum penurunan hasil (law of diminshing return) berlaku karena terlampau banyak tenaga kerja yang pindah bekerja di lahan pertanian yang sempit. Kegagalan panen karena hujan dan banjir, atau kurang suburnya tanah, tindakan pemerasan oleh oara rentenir merupakan hal yang sangat ditakuti para petani.

    Pertanian tradisional bersifat tak menentu. Keadaan ini bisa dibuktikan dengan kenyataan bahwa manusia seolah-olah hidup diatas tonggak. Pada daerah-daerah yang lahan pertanianya sangat sempit dan penanaman hanya tergantung pada curah hujan yang tak dapat dipastikan, produk rata-rata akan menjadi sangat rendah dan dalam keadaan tahun-tahun yang buruk, para petani dan keluarganya akan meghadapi bahaya kelparan yang sangat mencekam.

    Dengan melihat keadaan diatas, jelas bahwa dalam keadaan yang penuh resikio dan serta tidak ada kepastian seperti itu, para petani merasa enggan untuk pindah dari teknologi tradisional dan pola pertanian yang telah berpuluh tahun dipahaminya ke sistem baru yang akan menjamin hasil produksi yang lebih tinggi, tetapi masih ada kemungkinan mengalami kegagalan waktu panen (mempertahankan hidup) daripada usaha untuk memaksimalkan produk pertanianya.

    II. Tahap Pertanian Tradisional Menuju Pertanian Moderen

    Mungkin merupakan suatu tindakan yang tidak realistik jika mentransformasikan secara cepat suatu sistem peranian tradisional ke dalam sistem pertanian yang moderen. Upaya unttuk mengenalkan tanaman perdagangan dalam pertanian tradisional seringkali gagal dalam membantu petani untuk meningkatkan tingkat kehidupanya. Menggantungkan diri pada tanaman perdagangan bagi para petani kecil lebih mengundang resiko daripada pertanian subsisten murni karena risiko fluktuasi harga menambah keadaan menjadi lebih tidak menentu.
    Oleh karena itu penganekaragaman pertanian( diversified farming) merupakan suatu langkah pertama yang cukup logis dalam masa transisi dari pertanian tradisional (subsiten) ke pertanian moderen (komersial). Pada tahap ini, tanaman-tanaman pokok tidak lagi mendominasi produk pertanian, karena tanaman-tanaman perdagangan yang baru seperti; buah-buahan, kopi, teh dan lain-lain sudah mulai dijalankan bersama dengan usaha pertenakan yang sederhana.
    Kegiatan-kegiatan baru tersebut meningkatkan produktivitas pertanian yang sebelumnya sering terjadi pengangguran tak kentara. Usaha-usaha ini terutama sekali sangat diperlukan di sebagian besar negara-negara Dunia Ketiga, dimana angkatan kerja di pedesaan berlimpah agar bisa dimanfaantkan lebih baik dan efisien.
    Sebagai contoh, andaikan tanaman pokok menggunakan tanah hanya sebagian waktu dalam setahun, maka tanaman-tanaman perdagangan bisa ditanam pada waktu-waktu yang senggang dan bukan hanya tanah yang menganggur tetapi juga memanfaatkan tenaga kerja yang ada dalam keluarga.
    Keberhasilan atau kegagalan usaha-usaha atau mentransformasikan pertanian tradisional tidak hanya tergantung pada ketrampilan dan kemampuan para petani dalam meningkatkan produktivitasnya, tetapi juga tergantung pada kondisi-kondisi sosial, komersial dan kelembagaan.

    III. Pertanian Moderen

    Pertanian moderen atau dikenal juga dengan istilah pertanian spesialisasi menggambarkan tingkat pertanian yang paling maju. Keadaan demikian bisa kita lihat di negara-negara industri yang sudah maju. Pertanian spesialisasi ini berkembang sebagai respons terhadap dan sejalan dengan pembangunan yang menyeluruh di bidang-bidang lain dalam ekonomi nasional. Kenaikan standar hidup, kemajuan biologis dan teknologis serta perluasan pasar-pasar nasional dan internasional merupakan motor yang penting bagi pembangunan ekonomi nasional.
    Dalam pertanian moderen (spesialisasi), pengadaan pangan untuk kebutuhan sendiri dan jumlah surplus yang bisa dijual, bukan lagi tujuan pokok. Keuntungan komersial murni merupakan ukuran keberhasilan dan hasil maksimum perhektar dari hasil upaya manusia (irigasi, pupuk, pestisda, bibit unggul dan lain-lain) dan sumber daya alam merupakan tujuan kegiatan pertanian. Dengan kata lain seluruh produksi diarahakan untuk keperluan pasar. Kopnsep-konsep teori ekonomi seperti biaya tetap dan biaya variabel, tabungan, invesatasi dan jumlah keuntungan, kombinasi faktor-fakor yang optimal, kemungkinan-kemungkinan produksi yang optimum, harga-harga pasar, semuanya itu merupakan hal-hal yang sangat penting baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

    Pertanian moderen (spesialisasi) bias berbeda-beda dalam ukuran dan fungsinya. Mulai dari jenis pertanian buah-buahan dan sayur-sayuran yang ditanam secara intensif, sampai kepada pertanian gandum dan jagung yang sangat besar seperti dai Amerika Utara. Hampir semuanya menggunakan peralatan mekanis yang sangat hemat tenaga kerja, mulai dari jenis tarktor yang paling besar dan mesin-mesin panen yang moderen. Keadaan atau gambaran umum dari semua pertanian moderen dalah titik beratnya pada salah satu jenis tanaman tertentu, menggunakan intensifikasi modal dan pada umumnya berproduksi dengan teknologi yang hemat tenaga kerja memperhatiak skala ekonomis (economic of scale) yaitu denga cara meminumkan biaya untuk mendapatkan keuntungan tertentu. Untuk mencapai semua tujuan, pertanian moderen praktis tidak berbeda dalam konsep atau operasinya denga perusahan industri yang besar. Sistem pertanian moderen yang demikian itu sekarang dikenal denga agri-bisnis.


    Kita telah mengetahui bahwa dalam hampir bagi semua masayrakat tradisional, pertanian bukanlah hanya sekedar kegiatan ekonomi saja, tetapi suda merupakan bagian dari cara hidup mereka. Setiap pemerintah yang berusaha menstranformasi pertanian tradisional haruslah menyadari bahwa pemahaman akan perubahan-perubahan yang mempengaruhi seluruh sosial, politik dan kelembagaan masyarakat pedesaan adalah penting. Tanpa adanya perubahan-perubahan seperti itu, modernisasi pertanian tidak akan pernah bisa berhasil seperti yang diharapkan. 


    SUMBER : http://stevenhamonangan.blogspot.com/2011/03/perkembangan-modernisasi-pertanian.htm 

    Senin, 30 Mei 2011

    TUMIS AYANM JAMUR

    Bahan :
    -          250 gr daging ayam , iris tipis memanjang
    -          2 buah bakso ikan , iris tipis bulat
    -          10 jamur merang , belah 2 , bersihkan dan rebus
    -          3 siung bawang putih , haluskan
    -          1 sendok makan arak merah
    -          1 sendok makan kecap asin
    -          4 tangkai caisim , potong”
    -          1 batang daun bawang , potong”
    -          2 buah bakso sapi , iris tipis
    -          1 sendok teh garam
    -          ½ sendok the lada halus
    -          1 sendok makan maizena
    Cara Membuat :
    -          Panaskan minyak , tumis bawang putih hingga harum masukan bakso ikan
    -          Tambahkan kecap ikan dan arak merah , aduk sampai merata
    -          Masukan jamur , daun bawang , caisim , lada dan garam , adauk sampai merata
    -          Tambahkan 1 gelas kaldu ayam , setealh mendidih , masukan maizena yg sudah dicairkan . Angkat .

    Sumber : edi sigar dan ernawati “buku dapur pintas memasak”

    Selasa, 24 Mei 2011

    DIET SEHAT GOLONGAN DARAH A

    Pemilik golongan darah A disarankan mengonsumsi bahan makanan yang sedikit mengandung lektin. Para pemilik golongan darah ini memiliki lambung dengan kandungan lektin rendah. Jika asupan lektin berlebihan, dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan lambung. Selain itu, mereka yang bergolongan darah A menghasilkan lendir lebih banyak dibanding golongan darah lainnya. Keadaan ini menimbulkan risiko terhadap penyakit jenis alergi, seperti asma, infeksi telinga, dan gangguan pada pernapasan.

    Makanan yang dianjurkan adalah dari kelompok nabati. Sumber hewani bisa diperoleh dari ikan dan ayam kampung, ini pun dengan jumlah dan frekuensi terbatas. Susu yang dianjurkan adalah susu fermentasi ( yoghurt atau kefir), krim tanpa lemak, keju alami, telur dalam jumlah terbatas ( dari jenis organik atau telur ayam kampung), lemak dalam jumlah terbatas, kacang-kacangan seperti kenari, biji-bijian, almond, susu kedelai alami. Orang dengan golongan darah A ini semestinya memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan segar.

    Makanan yang harus dihindari karena banyak mengandung lektin atau makanan yang bisa merangsang tubuh memproduksi banyak lendir adalah hidangan laut berwarna putih seperti cumi-cumi dan kakap putih, daging sapi, susu, keju hasil olahan industri, kacang merah, kacang tolo, roti, kue-kue, cake, kentang, kol, mangga, pepaya, jeruk impor, dan pisang. Juga bahan makanan olahan seperti sosis, kornet, dendeng, ham, dan daging asap, minyak jagung, minyak kacang tanah .

    Selasa, 10 Mei 2011

    8 Taman Nasional Terindah di Dunia

    1. Hortobagi National Park
    Ini adalah taman nasional terindah di dunia . Taman nasional ini adalah taman nasional pertama di hongaria . Tempat ini memiliki pemandangan alam yg indah dan memiliki berbagai spesies burung langka yang hampir punah.
    2. Plitvice Lakes National Park
    Taman nasional ini memiliki pemandangan alam khas Eropa dgn danau biru yg indah . tempat ini terletak di kroasia .
    3. Madain Saley National Historic Park
    Taman nasional ini terletak di arab saudi . Tempat ini di lengkapi keindahan bangunan kuno di beberapa wilayah taman nasional ini .
    4. Sagarmantha National Park
    Taman nasional ini terletak di nepal . Tempat ini memiliki pegunungan dingin khas nepal dan sebuah biara yg berdiri megah nan indah .
    5. Iguazu National Park .
    Ditaman nasional ini kita bisa menemukan keindahan alam khas argentina dan brazil . Taman ini memiliki pemandangan alam hijau yg begitu indah dan juga terkenal dgn air terjun iguazu yg keindahan nya sgt terkenal.
    6. Kakadu National Park
    Ini adalah taman nasional yg menjadi haitat asli suku aborigin , Australia . Kehidupan liar flora dan fauna khas australia ada di sini .
    7. Deosai National Park .
    Taman ini terletak di wilayah scardu , Pakistan . Taman ini memiliki pemandamngan musim seminya yg sgt indah .
    8. Kruger National Park .
    Inilah taman nasional terindah di afrika selatan . Tamn ini penuh dengan sensasi alam liar afrika selatan yg memukau .

    SAMUDRA TERDALAM

    Samudra Pasifik merupakan samudra terdalam di dunia . Kedalamannya mencapai 13.215 kaki dengan panjang lebih dari15.000km . Letaknya berbatasan dengan samudra Artikdi utara ,benua amerika di timur , Antartika di selatan , serta di barat berbatasan dengan Asia dan Australia .
    Selain samudra terdalam , samudra pasifik memecahkan rekor sebagai samudra terluas , luasnya 60.060.700mil kuadrat . Samudra ini membentang dari samudra selatan , asia , australia , hingga belahan bumi bagian barat . Samudra ini menutupi 1/3 permukaan bumi . Bagiaan terdalamnya adalah palung Marina dengan kedalaman mencapai 11.033 m . Palung Marina juga merupakan titik terendah dari permukaan bumi .

    LAB INTERNET DASAR

    Dizaman sekarang ini tentu kita sudah tidak asing lagi dengan internet . Hampir setiap hari kita berhubungan dengan internet karana internet dapat membantu dan memudahkan kita melakukan sesuatu karna internet mempunyai sebagai aspek komunikasi, penyedia informasi, dan fasilitas untuk promosi, Internet dapat menghubungkan kita dengan berbagai pihak di berbagai lokasi di seluruh dunia . Maka dari itu peran internet sangat di perlukan untuk memperluas pengetahuan kita di dunia maya .

     LAB INTERNET DASAR UNIVERSITAS GUNADARMA adalah suatu lab yang memungkinkan mahasiswa baru untuk mengenal lebih jauh tentang internet. Bagi mahasiswa baru lab ini sangat di perlukan untuk dapat membantu dan memudah kan kita untuk tau lebih banyak tantang internet .
    Lab internet dasar gunadarma mengajarkan mahasiswa tentang penggunaan internet,manfaat internet,sejarah internet. Dan mengasah tanggung jawab praktikan terhadap apa yang dilakukan selama praktikum berlangsung. Pada saat praktikum para praktikan diharuskan aktif, karena semua keaktifan kita nanti akan di nilai, oleh karena itu di harapkan praktikan mempersiapkan materi sebelum praktikum dimulai.
    Lab Internet Dasar ini terletak di kampus D Margonda di Gedung 3 lantai 2. Lab ini di bawah lembaga Pengembangan Universitas Gunadarma diperuntukkan untuk mahasiswa baru kelas 1 untuk memperluas ilmu dalam bidang Internet yang sekarang sudah merajalela. 
    Mahasiswa baru juga dapat melakukan praktikum dengan menggunakan komputer yang telah disediakan disana. Selain itu, “labintdas” juga menyediakan fasilitas AC guna menambah kenyamanan mahasiswa dalam melaksanakan praktikum

    Saya merupakan mahasisiwi kls 1EB13 , jadwal praktikum kami pada hari rabu dan saya mendapat jadwal pada shift ke dua yaitu jam 15.30-17.30 . Karna pada lab ini praktukum di bagi menjadi 2 shift . Shift pertama memulai praktikum pada pukul 14.30-15.30 sedangkan shift ke dua mulai praktikum pukul 15.30-16.30.
    Di lab internet dasar juga mengharuskan kita untuk memakai pakaian rapih,contohnya seperti kita harus memakai kemeja , celana bahan untuk pria dan rok bahan untuk wanita dan memakai sepatu tertutup . 
    Pertemuan di Lab Internet Dasar ini sangat singkat yaitu cuma 3 kali pertemuan , 2 pertemuan di pakai untuk materi dan satu pertemuan di pakai untuk ujian .

    Lab Internet Dasar Universitas Gunadarma dikaptenin oleh Ibu Erma dengan 8 Asisten pasukan Markas yaitu:
    1. Hendi Ravasia
    2. Andito Wasi Guntoro
    3. Akhmad Fauzi
    4. Jamaris
    5. Tito Berlian
    6. Achie
    7. Nurul Wulandari
    8. Fauziyah
    9. Mita Oktawiranti
    10. Efa
    11. Putri

    Di lab internet dasar kami di bantu oleh kak akhmad fauzi atau kak fauzi kami memanggilnya yang mengajar materi tentang pengenalan internet , mencari informasi di internet , dan blog .
    Kak fauzi sendiri mengajar dengan jelas dan mau memberikan waktu kepada kita untuk bertanya . Serta memberikan materi dengan praktis sehingga mudah di pahami oleh mahasiswa . 
    Kak fauzi juga tidak segan untuk sharing pengalaman tentang apapun di internet dengan kami. Walaupun jadwal praktikum kami hanya 3 minggu pertemuan, namun sudah banyak ilmu yang saya dapatkan dari Lab Internet Dasar Universitas Gunadarma.
    Dalam pembelajaran kak fauzi memberikan nilai max dan +10 bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaan yang di berikan , sehingga membuat semangat untuk bertanya . hhe

    Untuk saran saya mungkin komputer nya di ganti agar lebih memadai sesuai dalam perkembangan teknologi zaman sekarang agar memudahkan para mahasiswa dalam pembelajaran tentang internet dan mengetahui wawasan-wawasan lebih luas tentang internet dan kinerja asistennya agar lebih di tngkatkan lagi . Terimakasih

    Senin, 09 Mei 2011

    KANDUNGAN VITAMIN C PADA BUAH

    Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang diperlukan oleh tubuh dan berfungsi untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Bila dalam tubuh kebutuhan vitamin dan mineral mencukupi, maka segala jenis penyakit dapat dicegah. Mengkonsumsi vitamin C yang juga berfunsi sebagai antioksidan terbukti dapat menangkal virus-virus seperti virus flu, sehingga bila kita cukup memenuhi kebutuhan ini, maka kita akan lebih jarang mengalami flu.

    Vitamin ini mudah larut dalam air sehingga bila vitamin yang dikonsumsi melebihi yang dibutuhkan, kelebihan tersebut akan dibuang dalam urine. Karena tidak disimpan dalam tubuh, vitamin C sebaiknya dikonsumsi setiap hari. Dosis yang rata-rata dibutuhkan bagi orang dewasa adalah 60-90 mg/hari. Tapi bisa juga lebih tergantung kondisi tubuh dan daya tahan masing-masing orang yang berbeda-beda. Batas maksimum yang diizinkan untuk mengkonsumsi vitamin C adalah 1000 mg/hari.
    Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gusi berdarah, sariawan, nyeri otot atau gangguan syaraf. Kekurangan lebih lanjut mengakibatkan anemia, sering mengalami infeksi dan kulit kasar. Sementara kelebihan vitamin C dapat menyebabkan diare. Bila kelebihan vitamin C akibat penggunaan suplemen dalam waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan batu ginjal, sedangkan bila kelebihan vitamin C yang berasal dari buah-buahan umumnya tidak menimbulkan efek samping.
    Makanan yang mengandung vitamin C umumnya adalah buah-buahan dan sayuran. Buah yang mengandung vitamin C tidak selalu berwarna kuning, misalnya pada jambu biji yang merupakan buah dengan kandungan vitamin C paling tinggi yang dapat kita konsumsi. Bahkan, pada beberapa buah, kulitnya mengandung vitamin C lebih tinggi daripada buahnya. Misalnya pada kulit buah apel dan jeruk walaupun tidak semua kulit buah bisa dimakan.
    Untuk mengetahui kandungan vitamin C pada buah, berikut adalah tabel kandungan pada buah-buah yang umum kita temui dalam 100 gram.

    Buah Kandungan Vitamin C
    (mg/100 gr)
    Jambu Biji 183
    Kiwi 100
    Kelengkeng 84
    Pepaya 62
    Jeruk 53
    Melon 42
    Anggur 34
    Jeruk Mandarin 31
    Buah Sukun 29
    Mangga 28
    Nanas 15
    Pisang 9
    Alpukat 8

    MANFAAT BUAH APEL

    Apel, siapa yang tidak kenal dengan buah ini? Buah ini mudah didapatkan karena dijual di berbagai tempat penjualan buah. Berbagai jenis dan warna buah apel ada di mana-mana. Apel banyak disukai karena rasanya yang khas. Berdasarkan penelitian, dalam satu buah apel saja diyakini memiliki banyak khasiat yang bermanfaat bagi tubuh. Apa saja kandungan buah apel? Dan manfaat apa saja yang bisa diperoleh dari sebuah apel?

     Apel banyak memiliki kandungan vitamin, mineral serta unsur lain seperti fitokimian, serat, tanin, baron, asam tartar, dan lainnya. Zat inilah yang sangat dipelukan bagi tubuh kita untuk mencegah dan menanggulangi berbagai penyakit. Untuk selanjutnya, akan dibahas tentang apa saja yang terkandung pada buah apel? Dan apa saja manfaat dari buah apel?

    Kaya vitamin

    Buah apel kaya akan kandungan vitamin. Beberapa vitamin yang terdapat dalam buah apel misalnya vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, vitamin C.

    Kaya mineral

    Buah apel mengandung banyak mineral. Mineral dalam buah apel antara lain kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan zinc.

    Fitokimia

    Buah apel juga mengandung fitokimia. Fitokimia merupakan antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungan sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk menekan jumlah kolesterol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

    Kaya Serat

    Apel kaya akan serat, sehingga baik untuk orang yang sedang dalam program diet. Hal ini disebabkan karena serat yang tinggi sehingga mencegah lapar datang lebih cepat.

    Serat untuk mengurangi lemak dan kolesterol

    Buah apel mengandung serat yang berguna mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya dibuang.

    Tanin

    Buah apel juga memiliki kandungan tanin. Tanin adalah zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.

    Baron

    Di dalam buah apel terdapat baron. Apakah baron itu? Baron berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita.

    Flavoid

    Salah satu kandungan buah apel yang baik untuk menjegah penyakit adalah flavoid. Flavoid merupakan zat yang berfungsi menurunkan risiko kanker.

    Asam D-glucaric

    Apakah Asam D-glucaric itu? Asam D-glucaric merupakan zat yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Asam D-glucaric juga terdapat di dalam buah apel.

    Quercetin

    Quercetin merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kadar antioksidan sehingga tubuh terasa lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit. Buah apel mengandung zat quercetin.

    Asam tartar

    Di dalam sebuah apel juga terdapat asam tartar. Asam tartar yang dapat menyehatkan saluran pencernaan, karena zat ini mampu membunuh bakteri yang ada dalam saluran pencernaan.

    7 CARA HIDUP SEHAT

    Gangguan kesehatan bisa muncul kapan saja, apalagi jika kita lengah terhadap gejala dan penyebabnya. Tanpa kita sadari gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor penyebab utamanya.
    Meskipun ada penyebab lainnya yang tidak bisa dihindari seperti fakor genetik, pencemaran lingkungan.
    Agar tetap sehat, ada banyak cara untuk mendapatkannya. Salah satunya, ikuti 7 jurus berikut ini dan dapatkan kualitas hidup yang lebih baik:

    1. Udara bersih, paru-paru pun sehat
    Untuk terhindar dari gangguan pernapasan, hiruplah udara yang bersih dan sehat. Caranya ? Tidak perlu repot mencari udara pegungungan, udara pagi pun sangat baik bagi paru-paru Anda. Selain itu hindari pula udara tercemar, seperti asap rokok, asap kendaraan atau debu. Bersihkan rumah dan ruangan kerja secara teratur, termasuk perabot, kipas angin dan AC.
    2. Banyak minum air putih
    Air putih adalah yang terbaik dari minuman apapun. Biasakanlah minum air putih 8-10 gelas per hari. Kebiasaan ini akan membantu menjaga kelancaran fungsi ginjal dan saluran kemih. Upayakan untuk minum air hangat di malam hari dan air sejuk (bukan air es) di siang hari. Tambahkan juga sedikit perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Selain baik untuk menyegarkan diri, minuman ini sekaligus membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.
    3. Konsumsi menu bergizi dan seimbang
    Pilihlah menu dengan gizi yang cukup, seimbang, dan bervariasi. Perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah yang mengandung banyak serat dan zat gizi yang diperlukan tubuh serat. Sebisa mungkin hindari junk food dan makanan olahan, serta kurangi konsumsi garam dan gula. Satu lagi, jangan lupa sarapan pagi! Karena sarapan pagi dapat menunjang aktifitas kita sepanjang hari.
    4. Seimbangkan antara kerja, olahraga dan istirahat
    Kerja keras tanpa istirahat sama sekali tidak ada untungnya bagi Anda. Biasakan istirahat teratur 7-8 jam pada malam hari, dan jangan sering begadang atau tidur terlalu malam. Cobalah menggunakan waktu senggang untuk berolahraga ringan atau sekedar melemaskan otot-otot persendian.
    Dengan berolahraga 2 - 3 kali per minggu, selama 30 - 45 menit, cukup membuat tubuh bugar dan stamina prima.

    5. Kontrol kerja otak
    Otak, seperti halnya tubuh kita, dia juga butuh istirahat. Jangan terlalu memberi beban terlalu banyak, karena otak pun memiliki memori yang terbatas. Lakukan kegiatan di waktu senggang yang membuat otak bekerja lebih santai, misalkan melakukan hobi yang menyenangkan, seperti melukis, membaca novel terbaru atau hanya sekedar mendengarkan musik.
    6. Jalani hidup secara harmonis
    Manusia merupakan mikrokosmos yang harus mematuhi alam sebagai makrokosmos jika ia ingin tetap sehat. Lakukan semua itu sebagai upaya pencegahan dengan selalu mengingat nasihat orang bijak untuk “membuat sumur sebelum timbul rasa haus”.
    Gunakan akal sehat! Itu kuncinya, jangan mengorbankan hidup dengan menuruti kesenangan diri lewat kebiasaan hidup yang buruk dan beresiko. Misalkan, minum-minuman keras, merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang. Cobalah untuk menjalani hidup secara harmonis, sebisa mungkin perkecil resiko terjadinya stres emosional atau psikis.
    7. Gunakan suplemen gizi
    Hanya jika perlu! Tubuh kita memerlukan antioksidan (beta-karoten), vitamin C, vitamin E, dan selenium. Semua zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan vitalitas dan memperpanjang usia harapan hidup. Untuk memperolehnya banyak cara yang bisa dilakukan.
    Selain mengkonsumsi makanan segar, bisa juga dengan cara mengkonsumsi suplemen kesehatan yang banyak dijual di pasaran. Sebaiknya, penggunaan suplemen makanan lebih dianjurkan sebagai terapi alternatif saja dengan mengutamakan jenis suplemen makanan yang sudah diteliti dan bermanfaat.


    Sumber:idionline

    PEMBANGUNAN DAERAH

    Pembangunan daerah atau Otonomi Daerah adalah kewenangan Daerah Otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan (pasal 1 huruf (h) UU NOMOR 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah).
    Daerah Otonom, selanjutnya disebut Daerah, adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas daerah tertentu berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (pasal 1 huruf (i) UU NOMOR 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah).

    Dasar Hukum
    Otonomi Daerah berpijak pada dasar Perundang-undangan yang kuat, yakni :
    1. Undang-undang Dasar
    Sebagaimana telah disebut di atas Undang-undang Dasar 1945 merupakan landasan yang kuat untuk menyelenggarakan Otonomi Daerah. Pasal 18 UUD menyebutkan adanya pembagian pengelolaan pemerintahan pusat dan daerah.
    2. Ketetapan MPR-RI
    Tap MPR-RI No. XV/MPR/1998 tentang penyelenggaraan Otonomi Daerah : Pengaturan, Pembagian dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yang berkeadilan, serta perimbangan kekuangan Pusat dan Daerah dalam rangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    3. Undang-Undang
    Undang-undang N0.22/1999 tentang Pemerintahan Daerah pada prinsipnya mengatur penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang lebih mengutamakan pelaksanaan asas Desentralisasi. Hal-hal yang mendasar dalam UU No.22/1999 adalah mendorong untuk pemberdayaan masyarakat, menumbuhkan prakarsa dan kreativitas, meningkatkan peran masyarakat, mengembangkan peran dan fungsi DPRD.
    Dari ketiga dasar perundang-undangan tersebut di atas tidak diragukan lagi bahwa pelaksanaan Otonomi Daerah memiliki dasar hukum yang kuat. Tinggal permasalahannya adalah bagaimana dengan dasar hukum yang kuat tersebut pelaksanaan Otonomi Daerah bisa dijalankan secara optimal.

    Pokok-Pokok Pikiran Otonomi Daerah
    Isi dan jiwa yang terkandung dalam pasal 18 UUD 1945 beserta penjelasannya menjadi pedoman dalam penyusunan UU No. 22/1999 dengan pokok-pokok pikiran sebagai berikut :
    1. Sistim ketatanegaraan Indonesia wajib menjalankan prinsip-prinsip pembagian kewenangan berdasarkan asas konsentrasi dan desentralisasi dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    2. Daerah yang dibentuk berdasarkan asas desentralisasi dan dekonsentrasi adalah daerah propinsi, sedangkan daerah yang dibentuk berdasarkan asas desentralisasi adalah daerah Kabupaten dan daerah Kota. Daerah yang dibentuk dengan asas desentralisasi berwenang untuk menentukan dan melaksanakan kebijakan atas prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat.
    3. Pembagian daerah diluar propinsi dibagi habis ke dalam daerah otonom. Dengan demikian, wilayah administrasi yang berada dalam daerah Kabupaten dan daerah Kota dapat dijadikan Daerah Otonom atau dihapus.
    4. Kecamatan yang menurut Undang-undang Nomor 5 th 1974 sebagai wilayah administrasi dalam rangka dekonsentrasi, menurut UU No 22/99 kedudukanya diubah menjadi perangkat daerah Kabupaten atau daerah Kota.

    Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Otonomi Daerah
    Berdasar pada UU No.22/1999 prinsip-prinsip pelaksanaan Otonomi Daerah adalah sebagai berikut :
    1. Penyelenggaraan Otonomi Daerah dilaksanakan dengan memperhatikan aspek-aspek demokrasi, keadilan, pemerataan, serta potensi dan keanekaragaman daerah.
    2. Pelaksanaan Otonomi Daerah didasarkan pada otonomi luas, nyata dan bertanggung jawab
    3. Pelaksanaan Otonomi Daerah yang luas dan utuh diletakkan pada daerah Kabupaten dan daerah Kota, sedang Otonomi Daerah Propinsi merupakan Otonomi Terbatas.
    4. Pelaksanaan Otonomi Daerah harus sesuai dengan Konstitusi negara sehingga tetap terjamin hubungan yang serasi antara pusat dan daerah serta antar daerah.
    5. Pelaksanaan Otonomi Daerah harus lebih meningkatkan kemandirian Daerah Otonom, dan karenanya dalam daerah Kabupaten dan daerah Kota tidak ada lagi wilayah administrasi.
    6. Kawasan khusus yang dibina oleh Pemerintah atau pihak lain seperti Badan Otorita, Kawasan Pelabuhan, Kawasan Pertambangan, Kawasan Kehutanan, Kawasan Perkotaan Baru, Kawasan Wisata dan semacamnya berlaku ketentuan peraturan Daerah Otonom.
    7. Pelaksanaan Otonomi Daerah harus lebih meningkatkan peranan dan fungsi badan legislatif daerah, baik sebagai fungsi legislasi, fungsi pengawas maupun fungsi anggaran atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
    8. Pelaksanaan asas dekonsentrasi diletakkan pada daerah Propinsi dalam kedudukannya sebagai Wilayah Administrasi untuk memelaksanakan kewenangan pemerintahan tertentu yang dilimpahkan kepada Gubernur sebagai wakil Pemerintah.
    9. Pelaksanaan asas tugas pembantuan dimungkinkan, tidak hanya dari Pemerintah Daerah kepada Desa yang disertai dengan pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia dengan kewajiban melaporkan pelaksanaan dan mempertanggungjawabkan kepada yang menugaskan.

    Perkembangan Otonomi Daerah di Indonesia
    Meskipun UUD 1945 yang menjadi acuan konstitusi telah menetapkan konsep dasar tentang kebijakan otonomi kepada daerah-daerah, tetapi dalam perkembangan sejarahnya ide otonomi daerah itu mengalami berbagai perubahan bentuk kebijakan yang disebabkan oleh kuatnya tarik-menarik kalangan elit politik pada masanya. Apabila perkembangan otonomi daerah dianalisis sejak tahun 1945, akan terlihat bahwa perubahan-perubahan konsepsi otonomi banyak ditentukan oleh para elit politik yang berkuasa pada saat it. Hal itu terlihat jelas dalam aturan-aturan mengenai pemerintahan daerah sebagaimana yang terdapat dalam UU berikut ini :
    1. UU No. 1 tahun 1945
    Kebijakan Otonomi daerah pada masa ini lebih menitikberatkan pada dekonsentrasi. Kepala daerah hanyalah kepanjangan tangan pemerintahan pusat.
    2. UU No. 22 tahun 1948
    Mulai tahun ini Kebijakan otonomi daerah lebih menitikberatkan pada desentralisasi. Tetapi masih ada dualisme peran di kepala daerah, di satu sisi ia punya peran besar untuk daerah, tapi juga masih menjadi alat pemerintah pusat.
    3. UU No. 1 tahun 1957
    Kebijakan otonomi daerah pada masa ini masih bersifat dualisme, di mana kepala daerah bertanggung jawab penuh pada DPRD, tetapi juga masih alat pemerintah pusat.
    4. Penetapan Presiden No.6 tahun 1959
    Pada masa ini kebijakan otonomi daerah lebih menekankan dekonsentrasi. Melalui penpres ini kepala daerah diangkat oleh pemerintah pusat terutama dari kalangan pamong praja.
    5. UU No. 18 tahun 1965
    Pada masa ini kebijakan otonomi daerah menitikberatkan pada desentralisasi dengan memberikan otonomi yang seluas-luasnya bagi daerah, sedangkan dekonsentrasi diterapkan hanya sebagai pelengkap saja
    6. UU No. 5 tahun 1974
    Setelah terjadinya G.30.S PKI pada dasarnya telah terjadi kevakuman dalam pengaturan penyelenggaraan pemerintahan di daerah sampai dengan dikeluarkanya UU NO. 5 tahun 1974 yaitu desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas perbantuan. Sejalan dengan kebijakan ekonomi pada awal Ode Baru, maka pada masa berlakunya UU No. 5 tahun 1974 pembangunan menjadi isu sentral dibanding dengan politik. Pada penerapanya, terasa seolah-olah telah terjadi proses depolitisasi peran pemerintah daerah dan menggantikannya dengan peran pembangunan yang menjadi isu nasional.
    7. UU No. 22 tahun 1999
    Pada masa ini terjadi lagi perubahan yang menjadikan pemerintah daerah sebagai titik sentral dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dengan mengedapankan otonomi luas, nyata dan bertanggung jawab.

    Pembagian Kewenangan Pusat dan Daerah
    1. Kewenangan Daerah mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama, serta kewenangan bidang lain.
    2. Kewenangan bidang lain tersebut meliputi kebijakan tentang perencanaan nasional dan pengendalian pembangunan nasional secara makro, dana perimbangan keuangan, sistem administrasi negara dan lembaga perekonomian negara, pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia, pendayagunaan sumber daya alam serta teknologi tinggi yang strategis, konservasi, dan standardisasi nasional.
    3. Kewenangan Pemerintahan yang diserahkan kepada Daerah dalam rangka desentralisasi harus disertai dengan penyerahan dan pengalihan pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia sesuai dengan kewenangan yang diserahkan tersebut.
    4. Kewenangan Pemerintahan yang dilimpahkan kepada Gubernur dalam rangka dekonsentrasi harus disertai dengan pembiayaan sesuai dengan kewenangan yang dilimpahkan tersebut.
    5. Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom mencakup kewenangan dalam bidang pemerintahan yang bersifat lintas Kabupaten dan Kota, serta kewenangan dalam bidang pemerintahan tertentu lainnya.
    6. Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom termasuk juga kewenangan yang tidak atau belum dapat dilaksanakan Daerah Kabupaten dan Daerah Kota.
    7. Kewenangan Propinsi sebagai Wilayah Administrasi mencakup kewenangan dalam bidang pemerintahan yang dilimpahkan kepada Gubernur selaku wakil Pemerintah.
    8. Daerah berwenang mengelola sumber daya nasional yang tersedia di wilayahnya dan bertanggung jawab memelihara kelestarian lingkungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kewenangan Daerah di wilayah laut meliputi:
    o Eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan kekayaan laut sebatas wilayah laut tersebut;
    o Pengaturan kepentingan administratif;
    o Pengaturan tata ruang;
    o Penegakan hukum terhadap peraturan yang dikeluarkan oleh daerah atau yang dilimpahkan kewenangannya oleh pemerintah; dan
    o Bantuan penegakan keamanan dan kedaulatan negara.
    9. Kewenangan Daerah Kabupaten dan Daerah Kota di wilayah laut adalah sejauh sepertiga dari batas laut Daerah Propinsi. Pengaturan lebih lanjut mengenai batas laut diatur dengan Peraturan Pemerintah.
    10. Kewenangan Daerah Kabupaten dan Daerah Kota mencakup semua kewenangan pemerintahan selain kewenangan yang dikecualikan seperti kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama, serta kewenangan bidang lain yang mencakup kebijakan tentang perencanaan nasional dan pengendalian pembangunan nasional secara makro, dana perimbangan keuangan, sistem administrasi negara dan lembaga perekonomian negara, pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia, pendayagunaan sumber daya alam serta teknologi tinggi yang strategis, konservasi, dan standarisasi nasional.
    11. Kewenangan Daerah Kabupaten dan Daerah Kota tidak mencakup kewenangan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah Propinsi. Bidang pemerintahan yang wajib dilaksanakan oleh Daerah Kabupaten dan Daerah Kota meliputi pekerjaan umum, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, pertanian, perhubungan, industri dan perdagangan, penanaman modal, lingkungan hidup, pertanahan, koperasi, dan tenaga kerja.
    12. Pemerintah dapat menugaskan kepada Daerah tugas-tugas tertentu dalam rangka tugas pembantuan disertai pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia dengan kewajiban melaporkan pelaksanaannya dan mempertanggungjawabkannya kepada Pemerintah. Setiap penugasan ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan.

    Sumber-sumber Penerimaan Daerah dalam pelaksanaan desentralisasi meliputi:
    1. PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)
    o Hasil pajak daerah
    o Hasil restribusi daerah
    o Hasil perusahaan milik daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.
    o Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah,antara lain hasil penjualan asset daerah dan jasa giro
    2. DANA PERIMBANGAN
    o Dana Bagi Hasil
    o Dana Alokasi Umum (DAU)
    o Dana Alokasi Khusus
    3. PINJAMAN DAERAH
    o Pinjaman Dalam Negeri
    1. Pemerintah pusat
    2. Lembaga keuangan bank
    3. Lembaga keuangan bukan bank
    4. Masyarakat (penerbitan obligasi daerah)
    o Pinjaman Luar Negeri
    1. Pinjaman bilateral
    2. Pinjaman multilateral
    4. Lain-lain pendapatan daerah yang sah;
    o hibah atau penerimaan dari daerah propinsi atau daerah Kabupaten/Kota lainnya,
    o penerimaan lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan

    look it :D